Translate

Jumat, 02 November 2012

PEMBUATAN BIOETANOL DARI LIMBAH AIR CUCIAN BERAS MELALUI PROSES FERMENTASI MENGGUNAKAN Saccharomyces cerevisiae



Nur Istianah, M. Wisnu Muq’asfa, Nurul Faiqotul Himma, Alfian Rizki Maulana

INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER


download naskah di sini
ABSTRAK
            Makin menurunnya persediaan minyak mentah, etanol sebagai bioenergi memiliki prospek bagus yang berfungsi sebagai bahan bakar kendaraan yang ramah lingkungan. Selain berlatar belakang tersebut, proses pembuatan etanol dengan bahan baku amilum pada penelitian ini dilaksanakan dalam upaya pemanfaatan limbah air cucian beras yang merupakan bahan berpati melalui proses degradasi kimiawi dan fermentasi. Asam HCl dan yeast Saccahromyces cerevisiae digunakan untuk meningkatkan produktivitas etanol dengan proses yang ramah lingkungan. Asam HCl digunakan untuk mendegradasi amilum dalam air cucian beras agar dihasilkan gula glukosa yang maksimal. Strain Saccahromyces cerevisiae berperan pada proses fermentasi dari gula hasil proses degradasi kimiawi menjadi etanol. Percobaan dimulai dengan uji amilum dan glukosa pada air limbah cucian beras, degradasi amilum air cucian beras, fermentasi gula reduksi menjadi etanol, dan distilasi etanol. Uji amillum dilakukan dengan penambahan larutan iodium dan uji glukosa dilakukan dengan mengukur absorbansi larutan menggunakan spektrofotometer. Proses degradasi menggunakan asam 70 mL HCl 1 M untuk 100 mL air cucian beras pada 80 oC kemudian dilakukan uji amilum. Proses fermentasi dilakukan dalam erlenmeyer pada pH 5,5 dan 30 oC dengan inkubasi dalam incubator selama 3 hari. Larutan hasil fermentasi ini kemudian dilakukan distilasi pada suhu 70-80 oC untuk meningkatkan kadar kemurnian etanol yang diperoleh. Dari hasil percobaan, didapatkan konversi glukosa sebesar 21% dan yield etanol yanng dihasilkan sebesar 42%(mol).

Kata kunci : Etanol, Air cucian beras, Amilum, Saccharomyces cerevisiae.












ABSTRACT
            Lower the supply of crude oil, ethanol being bioenergy has good prospect that can be used as biofuel for motor vehicles, and it’s friendly for the environment. Beside the background, the production process of ethanol with amylum as feed in this research, is made in exertion of using of rice washing water waste that is starchy material, through chemical degradation and fermentation. Acid compound, HCl and yeast, Saccahromyces cerevisiae, are used to improve the productivity of ethanol with process that friendly to the environment. HCl is used to degrade amylum in rice washing water in order to get maximum glucose. Strain of Saccahromyces cerevisiae has function in fermentation process from glucose resulted chemical degradation to ethanol. Experiment has started with amylum and glucose test to rice washing water, then amylum degradation, fermentation of glucose to ethanol, and then distillation. For amylum test, iodium solution was added and for glucose test, absorbancy of the solution (rice washing water) was measured using spectrofotometer. In degradation process,  70 mL of HCl 1 M was added for 100 mL of  rice washing water at 80 oC then amylum testing. Fermentation process has been made in an erlenmeyer at pH 5,5 and 30 oC with incubation in incubator for 3 days. The solution resulted from fermentation then was distillated at temperature of 70-80 oC to increase quality of the ethanol. From the experiment, has been gotten glucose conversion 21% and yield of ethanol producted was 42% (mol).

Keywords : Ethanol, Rice washing water, Amylum, Saccharomyces cerevisiae.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar