Translate

Minggu, 18 November 2012

Komposisi Minyak Bumi


oleh Amar Ma'ruf
Teknik Kimia UMS 

Minyak bumi, minyak mentah atau “ crude oil “ adalah bahan yang terdapat didalam bumi, berupa senyawaan kimia terdiri dari komponen hidrokarbon dan non hidrokarbon. Minyak bumi berwarna hitam sampai coklat kehitam- hitaman, dalam bentuk cair dan terdapat gas- gas yang melarut di dalamnya, dengan berat jenis berkisar antara 0,8000 – 1,0000 dalam minyak bumi disamping terdapat gas-gas yang melarut sebagai gas ikutan, disebut gas alam ikutan (associated natural gas ), terdapat pula air dan garam- garam anorganik.
Unsur- unsur mayor penyusun minyak bumi adalah unsur karbon dan hidrogen, dan unsur- unsur minor adalah sulfur, nitrogen, oksigen, halogen dan logam sebagai unsur minor. Besarnya kandungan unsur- unsur tersebut dalam berbagai macam minyak bumi, seperti ditujukan pada Tabel 1-1.
Sifat-sifat minyak bumi antara satu dengan lainnya berbeda- beda, dari yang ringan, encer sampai pada yang kental. Hal ini sangat bergantung pada jenis dan besarnya kandungan komponen di dalam minyak bumi itu. Unsur-unsur tersebut, keberadaannya didalam minyak bumi dalam bentuk senyawaan hidrokarbon dan senyawaan nonhidrokarbon.
Tabel 1-1 : kisaran kandungan unsur- unsur dalam minyak bumi
Karbon                                    :  83,00 – 87,00 % wt 
Hidrogen                     :  10,00 – 14,00 % wt
Sulfur                          :    0,05 -    6,00 % wt
Oksigen                       :    0,05 -    1,50 % wt
Nitrogen                      :    0,10 -    2,00 % wt
Logam                         :    10-5  -    10-2  % wt

Sebagai senyawaan hidrokarbon berupa senyawaan organik, yaitu senyawaan parafin, naften dan aromatik dan sebagai senyawaan nonhidrokarbon dapat berupa senyawaan organik maupun anorganik. Untuk senyawaan organik, misalnya merkaptan ( RSH ), disulfida ( RSSR ), fenol ( C6H5OH ), asam- asam organik ( RCOOH), piridina (C5H5N), pirol ( C4H4NH), benzil klorida ( CI- ), sulfida (S=), nitrat (NO3- ), sulfat (SO4 = ), dan lain- lain. Yang diharapkan bahwa, minyak bumi mengandung unsur- unsur non hidrokarbon dalam kandungan yang sekecil mungkin. Makin kecil kandungannya mempunyai nilai ekonomi yang makin tinggi dalam proses pengolahannya ataupun dalam pemenuhan spesifikasi produk yang dihasilkan.

1 komentar: