Translate

Sabtu, 10 November 2012

Minyak Atsiri Kencur






Tanaman Kencur ( kaempferia galanga L. ) termasuk kedalam famili jahe-jahean Zingiberaceae yang merupakan tumbuhan asli India dengan daerah penyebaran meliputi kawasan Asia Tenggara dan Cina. Tanaman ini biasa dikenal dengan nama kencur. Di Indonesia, kencur mempunyai banyak nama seperti : Kencur (Indonesia, Jawa), Cikur (Sunda), Ceuko (Aceh), Kencor (Madura), Cekuh (Bali), Kencur, Sukung (Minahasa), Asauli, sauleh, soul, umpa (Ambon), Cekir (Sumba).

A.    SENTRA BUDIDAYA DI INDONESIA
Tanaman ini berasal dari daerah tropis Asia. Sekarang banyak tumbuh di Jawa Tengah dan Jawa Timur, ia tumbuh baik pa­da tanah berpasir yang subur. Pada musim kema­rau kehilangan daun-da­unnya, oleh karenanya ha­­rus segera dipanen agar rimpangnya tidak terlan­jur busuk.

B.     SIFAT FISIK TANAMAN
            Tumbuhan herba/terna perenial dengan kumpulan daun berbentuk roset dekat permukaan tanah. Batang semu, pangkalnya membentuk rimpang. Rimpang bercabang-cabang sangat kuat, pada bagian akarnya di beberapa tempat menjadi umbi warna putih, kekuningan, membulat atau memanjang, aromatis, berair dan rapuh. Rimpang kencur mempunyai aroma yang spesifik. Daun umumnya 2, jarang 1 atau 3, bentuk helai daun bulat panjang (elips) tumbuh mendatar di permukaan tanah. Bunga majemuk, panjang sampai 4 cm, terdiri atas 4-12 bunga berwarna putih dengan garis violet, daun pelin­dung 2, sempit. Tandan bunganya tumbuh di pucuk di antara helai daun, da­un mahkota putih, harum, bentuk tabung, benang sari steril bentuk lembaran, berlekatan warna ungu, kepala sari besar. Kencur tumbuh dan berkembang pada musim tertentu, yaitu pada musim penghujan. Kencur dapat ditanam dalam pot atau di kebun yang cukup sinar matahari, tidak terlalu basah dan di tempat terbuka.

C.     SYARAT TUMBUH/BUDIDAYA
1.      Iklim
a.   Tinggi tempat        : 50 m – 1.000 m dpl.
b.   Intensitas cahaya   : Sedikit terlindung dari sinar matahari lansung
c.   Curah hujan           : 2.500 – 4.000 mm/ tahun
2.   Tanah
a.   Jenis tanah             : Lempung berpasir, lempung berliat.
b.   Struktur                 : Remah dan kaya humus.

D.    SYARAT PEMANENAN
1.      Umur
a.   Mulai dapat dipanen umur 6-8 bulan, dan dapat ditunda sampai musim berikutnya karena tidak akan ada efek buruk terhadap rimpang namun jika ditunda sampai musim berikutnya lagi kemungkinan rimpang akan membusuk dan kadar patinya menurun.
b.   Panen sebaiknya dilakukan dalam waktu yang singkat.
c.   Biasanya bila setelah cukup panen ditandai dengan daun menguning dan akhirnya gugur.
2.   Cara Panen
a.   Membongkar seluruh rimpang dengan cangkul, garpu atau alat lainnya.
b.   Mematahkan atau memotong rimpang bagian pinggir,  sisa  yang tertinggal dibiarkan tumbuh untuk musim tanam berikutnya.

E.     CARA PENGAMBILAN MINYAK ATSIRI
Minyak atsiri dari tanaman kencur ini bisa diperoleh dengan cara menyuling rimpangnya. Komposisi umbi terdiri dari pati 4,14%,  mineral sebanyak 13,73% serta minyak atsiri  2,4-3,9% yang terdiri dari cineol,  asam methyl,  aldehide,  ethyl,  ester  dan lain-lain.
Rimpang mengan­dung minyak atsiri yang tersusun dari mono­ter­penoid, sesquiterpenoid (komponen utama ada­lah ethylesther­cinnamic acid dan ethylesther p-methoxycinnamic acid), borneol, Camphene, p-methoxystirene, l-D3-carene, n-pentadekane, p-methoxystyrene. Di samping itu terdapat pula golongan senyawa flavonoid.


F.      MANFAAT
Rimpang digunakan untuk bumbu masak, obat batuk dan nyeri dada. Minyak atsiri dipa­kai untuk aromaticum, corrigen odoris ataupun sebagai odoransia. Rimpangnya bersifat analgeticum, yakni bisa meredakan rasa sa­kit pada gigi, sakit kepala ataupun rematik. Juga merangsang keluar­nya angin perut (carminativum), penghangat badan serta sti­mu­lan­sia. Rim­pang yang dimaserasi dengan alkohol digunakan untuk me­ngurut kaki keseleo, otot kaki yang layu ataupun untuk mengencangkan urat-urat / otot-otot.
Berdasarkan analisis laboratorium, minyak atsiri dalam rimpang kencur mengandung kurang lebih 23 macam senyawa. Tujuh belas diantaranya mengandung senyawa aromatik, mono terpena, seskuiterpena. Seskuiterpena mempunyai efek mengurangi dan menghilangkan rasa nyeri (daya analgestic).
Di Cina, kencur digunakan untuk obat berbagai penyakit, seperti memar, nyeri dada, dan sembelit. Kabarnya, kencur juga bisa untuk mengobati tetanus, radang lambung, muntah-muntah, panas dalam serta keracunan.
Secara empirik kencur digunakan sebagai penambah nafsu makan, infeksi bakteri, obat batuk, disentri, tonikum, ekspektoran, masuk angin, sakit perut. Minyak atsiri didalam rimpang kencur mengandung etil sinnamat dan metil p-metoksi sinamat yang banyak digunakan didalam industri kosmetika dan dimanfaatkan sebagai obat asma dan anti jamur.
Satu hal yang tidak asing dimasyarakat kita, kencur dijadikan sebagai minuman segar, Beras Kencur. Beras kencur telah lama dipergunakan masyarakat Indonesia sebagai jamu penambah daya tahan tubuh dan menghilangkan masuk angin serta  kelelahan.






G.    STANDAR MUTU
Tabel 1. Standar Mutu Minyak Kencur
Standar mutu minyak atsiri kencur
SPESIFIKASI
PERSYARATAN
1.
Warna
kuning jernih sam­pai kuning kotor.
2.
Bobot jenis pada 30°
0,8792 – 0,8914
3.
Indeks bias pada 30o
1,4773 – 1,4855
4.
Rotasi optik spesifik pada 30o
-2o 36′ sampai -4o 30′
5.
Bilangan penyabunan
99,7 – 109,0
6.
Bilangan penyabunan setelah asetilasi
110,1 – 116,3
7.
Bilangan asam
0,5 – 1,3
8.
Lain-lain
Bentuk, aromatis, rasa pedas

            













Sebagai obat, bahan ini tersedia dalam bentuk simplisia Kaemp­feriae Rhizome, yaitu rajangan rimpang kencur yang telah dikeringkan di bawah sinar matahari tak langsung atau pemanas lain yang cocok, hingga kadar minyak atsiri tidak kurang dari 2,4%. Kadar abu tidak lebih dari 2,2%. Kadar sari yang larut dalam air tidak kurang dari 14%. Kadar sari yang larut dalam alkohol tidak kurang dari 4%. Bahan organik asing tidak lebih dari 2%.



DAFTAR PUSTAKA

http://www. depokherbal.com
http://widyani.org/obat-tradisional/budidaya-kencur-yang-kaya-akan-manfaat-dan-khasiat

1 komentar:

  1. Terkait dengan standar mutu minyak kencur, ada referensinya?

    BalasHapus